Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Warisan Dokumenter, Disarpus Kebumen Ikuti Pelatihan Internasional UNESCO Memory of the World 2026
Tingkatkan Kompetensi Pengelolaan Warisan Dokumenter, Disarpus Kebumen Ikuti Pelatihan Internasional UNESCO Memory of the World 2026
Kebumen – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen mengikuti UNESCO Memory of the World International Training Workshop 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (13/10/2026). Kegiatan bertema “Empowering Documentary Diversity” ini menjadi kesempatan untuk menambah pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan serta penyajian warisan dokumenter, termasuk memahami proses nominasi arsip dalam program Memory of the World UNESCO.
Pelatihan internasional tersebut diikuti oleh 917 partisipan melalui ruang Zoom Meeting. Acara dibuka oleh Sekretaris Jenderal Korean National Commission for UNESCO, Dr. Hong Hyun-ik, serta dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Korea untuk Indonesia, Chung Hae Kwan; Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha; dan Kepala Deputi Documentary Heritage for Asia-Pacific Region, Fackson Banda, yang hadir secara daring.
Dalam sambutannya, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dr. Mego Pinandito, M.Eng., menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam menyajikan warisan dokumenter untuk program Memory of the World. Ia juga menyampaikan rencana Indonesia bersama Belanda untuk mengusulkan Arsip Erupsi Gunung Krakatau 1883 ke dalam program Memory of the World.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembelajaran (learning session) yang menghadirkan Joie Springer, konsultan Register Sub-Committee (RSC), dan Jan Bos, Kepala International Advisory Committee (IAC) pada program Memory of the World UNESCO. Keduanya menjelaskan program Memory of the World, mekanisme penominasian arsip, serta manfaat yang dapat diperoleh melalui program tersebut.
Manfaat tersebut antara lain dukungan preservasi arsip dari Jikji Foundation (KNCU), layanan kearsipan, serta perluasan jaringan kerja sama di tingkat internasional. Pemahaman mengenai program ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi Disarpus Kabupaten Kebumen dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dan mengenali potensi arsip bernilai sejarah untuk diperkenalkan lebih luas.
Keikutsertaan dalam pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kearsipan, sekaligus mendorong pelestarian warisan dokumenter agar tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.
