Disarpus Kebumen dan BRIN Bersinergi Telusuri Arsip Geopark Kebumen Menuju Memori Kolektif Bangsa
Disarpus Kebumen dan BRIN Bersinergi Telusuri Arsip Geopark Kebumen Menuju Memori Kolektif Bangsa
Jakarta – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen melaksanakan koordinasi sekaligus penelusuran arsip Geopark Kebumen ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Pusat, bertempat di Gedung B.J. Habibie, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat pada Senin (29/12). Kegiatan ini diterima oleh Kepala Biro Komunikasi Publik, Umum, dan Kesekretariatan BRIN, Bapak Yudho Baskoro, didampingi Ketua Tim Unir Kearsipan I BRIN Bapak Safyudin, S.Sos., serta Arsiparis BRIN, Ibu Maya Maulintuti, S.Sos. Dalam pertemuan tersebut, Disarpus bersama BRIN melakukan koordinasi serta penelusuran arsip terkait sejarah kelembagaan dan nilai geologi kawasan Karangsambung. Berdasarkan hasil penelusuran dengan Bapak Edi Hidayat selaku Kepala BIKK LIPI Karangsambung tahun 2016, ditemukan informasi bahwa Balai Informasi dan Konservasi Karangsambung memiliki dokumen Surat Keputusan (SK) Pendirian yang tersimpan di Geotechnology Research Center (Geotech) Bandung, yang menjadi dasar historis kawasan dan akan segera diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui unit Kearsipan BRIN Pusat.
Melalui koordinasi ini, BRIN mengusulkan pembentukan Tim Penelusuran Arsip Geopark Kebumen yang terdiri atas perangkat daerah, akademisi, arsiparis, serta pakar geologi. Tim tersebut bertugas melakukan verifikasi, penelusuran, serta analisis arsip mengenai nilai geologi, sejarah, serta dampak pengembangan geopark. Pemerintah Kabupaten Kebumen juga diharapkan mengajukan permohonan resmi agar personel BRIN dapat terlibat dalam tim tersebut, guna memperkuat validasi akademik dan legitimasi ilmiah dalam proses pengusulan Geopark Kebumen sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB). Selain itu, pertemuan ini juga menyepakati pentingnya kemitraan dan kolaborasi lintas lembaga sebagai penguatan penyusunan narasi, pemenuhan persyaratan, serta penyusunan dokumen bersama dalam rangka pengajuan geopark.
Penelusuran arsip juga akan melibatkan tim pakar, di mana BRIN merekomendasikan Bapak Edi Hidayat dengan fokus kajian pada nilai signifikansi arsip, relevansi dokumen, serta validasi ilmiah terhadap kriteria geopark dan MKB. Adapun rencana tindak lanjut yang dirumuskan, meliputi penelusuran arsip nilai dampak kawasan melalui dokumen FGD dan arsip pendukung lainnya; pemeriksaan ulang instrumen geopark guna menyesuaikan dengan indikator nasional maupun internasional; serta pencarian arsip yang menjelaskan latar belakang dan ide awal munculnya Geopark Kebumen, termasuk peran BRIN dalam penguatan kajian ilmiah. Melalui kegiatan ini, Disarpus berharap hasil koordinasi dan penelusuran tersebut dapat menjadi dasar tindak lanjut strategis serta dokumen pendukung pada tahapan berikutnya dalam pengusulan Geopark Kebumen sebagai bagian dari Memori Kolektif Bangsa.
