KARTINI Muljadi
KARTINI Muljadi
Dari Kebumen ke Puncak Dunia Bisnis dan Hukum Indonesia KARTINI Muljadi, lahir dengan nama Pauline Fanny Kho pada 17 Mei 1930 di Karanganyar (kini Bagian dari Kabupaten Kebumen), merupakan salah satu tokoh Perempuan paling berpengaruh di Indonesia, la lahir dari pasangan Budi Tjahono, berdarah Jawa Tionghoa dan Marianne Han, seorang guru berdarah Belanda Masa kecil Kartini penuh tantangan, Ibunya meninggal saat ia berusia dua tahun, dan masa pendudukan Jepang memaksanya belajar bekerja sejak dini. Setelah Proklamasi 1945, ia mengganti nama menjadi "Kartini", terinspirasi dari pahlawan emansipasi wanita RA, Kartini Kartini menempuh pendidikan di berbagai kota, termasuk Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta, hingga meraih gelar Sarjana Huks Hukum dan limu Sosial dari Universitas Indonesia (1958), Kariernya dimulai sebagai hakim di Jakarta (1958-1970) sebelum beralih menjadi notaris ternama, menangani klien besar seperti BUMN dan perusahaan multinasional, Pada 1990, ia mendirikan firma hukum Muljadi & Rekan, yang berperan penting dalam restrukturisasi perbankan saat krisis 1997-1998, Selain sukses di bidang hukum, Kartini adalah pendiri Tempo Scan Pacific, perusahaan farmasi dan kosmetik yang memproduksi merek terkenal seperti Bodrex, Hemaviton, Marina, dan My Baby, Kesuksesan bisnisnya menjadikannya salah satu perempuan terkaya di Indonesia versi Forbes, bahkan pernah menjadi wanita dengan peringkat tertinggi di daftar tersebut.
