Pameran Virtual Jawa Tengah Dalam Arsip Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Melalui Teknologi Digital
Pameran Virtual Jawa Tengah Dalam Arsip Dorong Generasi Muda Kenali Sejarah Melalui Teknologi Digital
Kebumen – Upaya mendekatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan sejarah dan budaya melalui pemanfaatan teknologi digital terus dilakukan. Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui Pembukaan Pameran Virtual Kearsipan Jawa Tengah dan Launching Diorama Virtual Jawa Tengah (DiVa) Tahun 2026, yang diikuti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen secara daring melalui Zoom, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur kearsipan dari berbagai daerah di Indonesia serta Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) kabupaten/kota dan provinsi se-Jawa Tengah, baik secara luring maupun daring.
Pembukaan Pameran Virtual Kearsipan Jawa Tengah secara resmi dibuka oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dr. Mego Pinandito, M.Eng. Pada kesempatan yang sama, Kepala ANRI juga melaunching Diorama Virtual Jawa Tengah (DiVa), yaitu ruang digital interaktif berbasis 3D yang menyajikan informasi dan cerita berdasarkan arsip secara lebih nyata dan menarik.
Pameran Virtual Kearsipan Jawa Tengah Tahun 2026 mengusung tema “Jawa Tengah Dalam Arsip”. Tema tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan perjalanan sejarah Jawa Tengah melalui arsip sekaligus mendorong masyarakat agar semakin memahami nilai penting arsip sebagai sumber informasi dan memori kolektif.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Rahmah Nur Hayati, S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa penyelenggaraan pameran merupakan salah satu komitmen untuk mendekatkan sejarah dengan generasi muda yang semakin lekat dengan dunia digital. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk mengenal, menghargai, serta menjaga budaya dan sejarah yang dimiliki.
Sementara itu, Kepala ANRI dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema “Jawa Tengah Dalam Arsip” memiliki pesan penting. Arsip merekam perjalanan masyarakat dari waktu ke waktu, termasuk bagaimana masyarakat Jawa Tengah berpikir, membangun kehidupan, hingga mewariskan nilai dan pengalaman kepada generasi berikutnya.
Pemanfaatan teknologi melalui DiVa diharapkan dapat membuat arsip tidak hanya tersimpan sebagai dokumen sejarah, tetapi juga mampu memberikan makna dan pengalaman yang lebih dekat kepada masyarakat. Dengan demikian, arsip dapat semakin mudah dipahami dan dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan.
Melalui kegiatan tersebut, Disarpus Kabupaten Kebumen turut mendukung upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi sejarah dan kearsipan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
Mari kenali sejarah melalui arsip, jelajahi cerita masa lalu dengan teknologi, dan bersama-sama menjaga arsip sebagai warisan pengetahuan untuk generasi mendatang.
K
