Merawat Ingatan dan Budaya Lokal melalui Screening Film dan Rilis Buku Tobong
Merawat Ingatan dan Budaya Lokal melalui Screening Film dan Rilis Buku Tobong
Kebumen – Cerita tentang tanah, api, manusia, dan ingatan masyarakat kembali dihadirkan melalui kegiatan Screening Film & Rilis Buku “TOBONG” yang diselenggarakan oleh Rupakar Arts & Academia, Sabtu (19/9/2026), di Dukuh Jonggol, Desa Aditirto, Kecamatan Pejagoan, Kebumen.
Mengangkat tajuk “TOBONG — Sebuah cerita tentang tanah, api, manusia, dan ingatan”, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan berbagai cerita dan pengalaman yang tumbuh di sekitar tobong, tempat pembakaran genteng yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Genteng Sokka dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Melalui pemutaran film dokumenter dan rilis buku, peserta diajak mengenal lebih dekat ekosistem tobong, sejarah dan budaya Genteng Sokka, kehidupan para pekerja, hingga memori kolektif yang berkembang dari generasi ke generasi. Kegiatan juga dikemas sebagai ruang apresiasi untuk menonton, membaca, bercerita, dan berdiskusi bersama mengenai berbagai kisah yang melekat pada tobong.
Film dan buku tersebut merupakan produksi Rupakar Studio X Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, dengan keterlibatan sejumlah pegiat seni dan peneliti. Film diproduseri Karen Hardini dan disutradarai Andika Wahyu, dengan periset Juwita Wardah dan Akhmad Miftakhul Nisyam. Sementara itu, desain poster dikerjakan Happy Rolitasari, editor film Angkop Sekar, serta perancang tata suara dan perekam suara Ali Azca. Film dokumenter tersebut menggunakan soundtrack “Lagu Hidup” karya Sisir Tanah.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk mengenali kembali nilai sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat yang tumbuh bersama tradisi tobong, sekaligus menjaga cerita dan ingatan lokal agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Mari mengenal, membaca, menonton, dan berbagi cerita tentang tobong serta sejarah Genteng Sokka. Karena setiap tempat menyimpan cerita, dan setiap cerita layak untuk dirawat bersama.
