Peserta Bimtek Literasi Informasi Antusias Kembangkan Hidroponik, Wujudkan Kemandirian Pangan dari Rumah
Peserta Bimtek Literasi Informasi Antusias Kembangkan Hidroponik, Wujudkan Kemandirian Pangan dari Rumah
Kebumen — Bimbingan Teknis Literasi Informasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan informasi dan teknologi untuk mendukung kemandirian pangan lokal.
Pada sesi keempat, peserta memperoleh penguatan materi mengenai penerapan teknologi pertanian yang dapat diimplementasikan dalam skala rumah tangga maupun usaha. Kegiatan menghadirkan Dipo Pamungkas Satoto, S.Kom., Owner Farm Hill Bandungan Semarang, yang membagikan pengalaman mengembangkan budidaya melon hidroponik dalam greenhouse hingga menjadi usaha yang produktif dan bernilai ekonomi.
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa keberhasilan usaha pertanian modern tidak hanya ditentukan oleh teknik budidaya, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, memanfaatkan teknologi, dan memahami kebutuhan pasar. Melalui pengelolaan yang tepat, sektor pertanian mampu menjadi peluang usaha yang menjanjikan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Sementara itu, Nurokhman, Ketua Komunitas Hidroponik Kebumen, memberikan pendampingan dan berbagi pengalaman mengenai pengembangan hidroponik yang dapat diterapkan oleh masyarakat dengan memanfaatkan lahan terbatas. Peserta diajak memahami bahwa budidaya sayuran secara hidroponik dapat menjadi langkah sederhana untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta mengenai perawatan tanaman, pengelolaan nutrisi, hingga peluang pengembangan usaha hidroponik. Selain bertanya, beberapa peserta juga membagikan pengalaman mereka yang mempunyai kebun hidroponik skala rumah tangga. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi pertanian sebagai solusi menghadapi keterbatasan lahan dan kebutuhan pangan yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga termotivasi untuk menerapkan keterampilan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Literasi informasi yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mendorong lahirnya masyarakat yang lebih mandiri, inovatif, dan produktif dalam mengelola potensi lokal yang dimiliki.
