Festival Literasi Sobat Sani Digelar di Disarpus Kebumen, Tampilkan Karya dan Inovasi Siswa
Festival Literasi Sobat Sani Digelar di Disarpus Kebumen, Tampilkan Karya dan Inovasi Siswa
Kebumen – Sekolah Alam Neo Insani menggelar Festival Literasi Sobat Sani: The Guardian of Stone di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen pada Minggu (7/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa untuk menampilkan hasil pembelajaran sekaligus memperluas pemahaman tentang literasi dalam berbagai bidang kehidupan.
Mengusung tema The Guardian of Stone, festival ini merupakan puncak pembelajaran tema Geopark yang telah dijalani siswa selama satu semester. Literasi yang ditampilkan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi sains, numerasi, budaya, kewarganegaraan, finansial, dan digital yang diwujudkan dalam berbagai karya kreatif dan inovatif.
Acara dihadiri oleh wali murid, tamu undangan, dan masyarakat umum yang berkesempatan menyaksikan pameran karya siswa. Berbagai hasil pembelajaran dipamerkan, mulai dari mini museum, miniatur geosite, permainan edukatif bertema geopark, hingga produk olahan pangan lokal. Selain itu, siswa juga mempresentasikan sejumlah proyek inovatif seperti media edukasi pengelolaan sampah, sistem biopori, teknologi kompos sederhana, dan pompa air mandiri.
Festival ini menampilkan total 10 produk kreatif dan 8 proyek inovatif yang dihasilkan oleh 16 siswa Sekolah Alam Neo Insani. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar memahami lingkungan dan potensi daerahnya, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi, dan menciptakan solusi atas permasalahan di sekitarnya.
Kepala Sekolah Alam Neo Insani menyampaikan bahwa festival literasi ini diharapkan menjadi agenda tahunan sebagai sarana refleksi pembelajaran sekaligus wadah bagi siswa untuk menunjukkan hasil karya mereka kepada masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Disarpus Kabupaten Kebumen sebagai lokasi penyelenggaraan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan kehidupan nyata.
