Kebumen Raih Penghargaan Nasional Kearsipan, Arsip Genteng Sokka Ditetapkan sebagai Memori Kolektif Bangsa
Kebumen Raih Penghargaan Nasional Kearsipan, Arsip Genteng Sokka Ditetapkan sebagai Memori Kolektif Bangsa
Jakarta – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional pada bidang kearsipan. Dalam rangka peringatan Hari Kearsipan Nasional ke-55 yang mengusung tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”, Kabupaten Kebumen menerima penghargaan nasional di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Mego Pinandito kepada Wakil Bupati Kebumen, Zaeni Miftah yang didampingi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen, Sigit Dwi Purnomo.
Kabupaten Kebumen berhasil meraih Penghargaan Peringkat III Nasional Pengawasan Kearsipan dengan kategori AA atau “Sangat Memuaskan”. Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mewujudkan tata kelola arsip yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Selain penghargaan pengawasan kearsipan, pada kesempatan yang sama juga dilakukan penganugerahan Arsip Genteng Sokka Tahun 1947–2025 sebagai bagian dari upaya pelestarian memori kolektif daerah sekaligus penguatan identitas budaya lokal Kabupaten Kebumen. Arsip tersebut dinilai memiliki nilai historis, ekonomi, dan budaya yang tinggi karena merekam perjalanan industri Genteng Sokka yang telah menjadi ikon kerajinan tradisional Kebumen sejak masa awal kemerdekaan hingga perkembangan modern saat ini.
Dalam sambutannya, Kepala ANRI, Mego Pinandito menyampaikan bahwa pengelolaan arsip memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. Arsip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, tetapi juga menjadi sumber pengetahuan, identitas bangsa, dan dasar pengambilan kebijakan yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Kebumen menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh perangkat daerah dalam memperkuat budaya tertib arsip serta transformasi pengelolaan arsip berbasis digital. Penghargaan nasional tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kearsipan sekaligus menjaga warisan sejarah daerah agar tetap lestari dan dapat dimanfaatkan oleh generasi mendatang.
