Ketua DPRD ke -9 / H. Zaisal Sipiet (1992-1997)
Ketua DPRD ke -9 / H. Zaisal Sipiet (1992-1997)
Akhir kejayaan Orde Baru dan masa pelaksanaan Pelita VI pemantapan pembangunan ekonomi sebelum memasuki era tinggal landas
1. Sinkronisasi Pembangunan Infrastruktur Skala Besar
Di bawah kepemimpinan beliau, DPRD Kebumen memberikan dukungan penuh terhadap proyek-proyek fisik yang menghubungkan Kebumen dengan jalur ekonomi regional. Beberapa jasanya antara lain:
a. Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS): Mengawal perencanaan awal dan pembebasan lahan untuk pengembangan jalur transportasi di wilayah selatan Kebumen.
b. Rehabilitasi Irigasi: Memastikan anggaran untuk pemeliharaan Waduk Sempor dan Waduk Wadaslintang tetap terjaga guna mendukung predikat Kebumen sebagai lumbung padi Jawa Tengah.
2. Penataan Pasar Tradisional dan Pusat Ekonomi
Beliau dikenal sangat memperhatikan sektor perdagangan kerakyatan. Jasa beliau meliputi:
a. Mendorong renovasi beberapa pasar tradisional di tingkat kecamatan agar lebih representatif dan bersih.
b. Penyusunan regulasi daerah yang mengatur tentang retribusi pasar guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa memberatkan pedagang kecil.
3. Penguatan Identitas Budaya Lokal
Pada periode 1990-an, kesadaran akan pariwisata daerah mulai meningkat. H. Zaisal Sipiet berperan dalam:
a. Mendukung promosi objek wisata Gua Jatijajar dan Pantai Ayah sebagai destinasi unggulan di Jawa Tengah.
b. Memfasilitasi kegiatan-kegiatan budaya dan keagamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Kebumen untuk memperkuat kohesi sosial.
4. Menjaga Stabilitas Politik "Masa Tenang"
Sebelum gejolak reformasi meletus, periode beliau dikenal sebagai masa yang sangat stabil. Beliau berhasil:
a. Menjalankan fungsi koordinasi yang harmonis antara DPRD dengan Bupati (Eksekutif) dan unsur Muspida.
b. Memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan tertib dan sesuai dengan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang berlaku saat itu.
