Festival Bahasa Ibu 2026 Hasilkan Komitmen Penguatan Literasi dan Identitas Budaya
Festival Bahasa Ibu 2026 Hasilkan Komitmen Penguatan Literasi dan Identitas Budaya
Kebumen – Sinergi antara Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen (UMNU Kebumen) dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen (Disarpus Kebumen) dalam Kuliah Umum dan Festival Bahasa Ibu 2026 yang digelar di Aula Kampus UMNU, Sabtu (14/2/2026), tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi menghasilkan komitmen nyata dalam penguatan literasi dan pelestarian bahasa ibu di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini dihadiri Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika, Kepala Disarpus Kebumen Sigit Dwi Purnomo, A.Pi., M.Si., jajaran pimpinan kampus, organisasi mahasiswa, serta ratusan mahasiswa UMNU Kebumen. Dalam kuliah umumnya, dr. Faiz menegaskan bahwa pendidikan dan literasi merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa. Ia menekankan bahwa bahasa ibu bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas dan akar budaya yang harus dijaga di tengah arus globalisasi.
Menurutnya, penguatan literasi berbasis bahasa dan budaya lokal menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045. Ia juga mendorong agar kampus dan pemerintah daerah terus berkolaborasi dalam menghadirkan ruang-ruang diskusi, riset, dan publikasi yang mengangkat kekayaan bahasa daerah sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.
Hasil konkret dari kegiatan ini ditandai dengan penyerahan koleksi buku secara simbolis dari Disarpus Kebumen kepada UMNU Kebumen guna memperkaya referensi literasi mahasiswa. Selain itu, terbangun kesepahaman untuk menjadikan Festival Bahasa Ibu sebagai agenda berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa dalam kegiatan literasi, penulisan, serta pelestarian bahasa daerah melalui berbagai program kreatif.
Kepala Disarpus Kebumen, Sigit Dwi Purnomo, menyampaikan bahwa bahasa adalah fondasi seluruh ilmu pengetahuan. Ia mengapresiasi kiprah Program Studi Bahasa Indonesia UMNU Kebumen yang semakin aktif menghidupkan literasi kampus. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi masyarakat Kebumen sekaligus memperkuat identitas budaya generasi muda.
Dengan terselenggaranya Festival Bahasa Ibu 2026, UMNU Kebumen dan Disarpus Kebumen sepakat untuk terus memperluas kolaborasi dalam penguatan literasi lokal, menjadikan bahasa ibu sebagai kebanggaan, serta mendorong lahirnya generasi yang berdaya saing global tanpa meninggalkan akar budayanya.
