Gelar Budaya Kabumian Spenagaku dan Gema Literasi, Teguhkan Budaya Lokal dan Semangat Membaca
Gelar Budaya Kabumian Spenagaku dan Gema Literasi, Teguhkan Budaya Lokal dan Semangat Membaca
Kebumen — SMP Negeri 3 Kebumen (Spenagaku) menggelar Gelar Budaya Kabumian Spenagaku dan Gema Literasi sebagai rangkaian kegiatan launching penguatan budaya dan literasi di lingkungan sekolah, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus pembelajaran bagi siswa untuk mencintai budaya lokal dan membangun budaya literasi sejak dini.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan menghadirkan bazar makanan tradisional, pameran karya seni lukis siswa, serta berbagai penampilan seni budaya yang melibatkan partisipasi aktif siswa.
Ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meneguhkan kembali nilai-nilai budaya lokal sekaligus memacu semangat literasi di kalangan generasi muda. Melalui pendampingan seni budaya seperti tari dan drama, pameran karya, bazar, serta kegiatan literasi, diharapkan dapat mencetak generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berwawasan luas.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala SMP Negeri 3 Kebumen menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh warga sekolah dan pihak terkait. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkaya pengalaman siswa, baik di bidang budaya maupun literasi.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Kebumen mengajak para siswa untuk terus meningkatkan budaya literasi. Ia menekankan bahwa akses terhadap perpustakaan kini semakin mudah, baik di sekolah maupun di lingkungan sekitar. Generasi muda harus siap bersaing di tingkat global dan internasional, termasuk dengan penguatan kemampuan bahasa Inggris yang ke depan sudah dimulai sejak jenjang sekolah dasar.
Sambutan Bupati Kebumen yang diwakili oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen, Sigit Dwi Purnomo, A.Pi., M.Si., menegaskan bahwa budaya dan literasi saling menguatkan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kebiasaan membaca menjadi bekal penting dalam kehidupan.
Ia berpesan agar siswa tidak hanya membaca, tetapi juga memahami dan menuliskan kembali apa yang dibaca. Menurutnya, kunci keberhasilan generasi muda terletak pada pengetahuan, ketekunan, dan kemampuan belajar. Ia juga berharap kegiatan Gelar Budaya Kabumian dan Gema Literasi ini dapat menjadi agenda tahunan sekolah.
Usai sambutan Bupati Kebumen, pembukaan kegiatan Gelar Budaya Kabumian dan Gema Literasi Spenagaku secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Kebumen yang diwakili oleh Kepala Disarpus Kabupaten Kebumen, didampingi oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kepala Disdikpora Kabupaten Kebumen, serta tamu undangan terkait.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kelas inspiratif oleh Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika, yang memberikan motivasi kepada siswa tentang pentingnya literasi, khususnya literasi numerasi, sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Setelah kelas inspiratif, para siswa mengikuti kegiatan resensi buku yang diikuti oleh sekitar 600 siswa, didampingi oleh Tim Literasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen serta pustakawan sekolah. Kegiatan ini menjadi penguatan budaya membaca, memahami isi bacaan, serta melatih kemampuan menuliskan kembali pengetahuan yang diperoleh.
Acara ditutup dengan kunjungan para tamu undangan ke bazar siswa serta pameran seni lukis karya siswa, yang menampilkan beragam kreativitas dan kekayaan ekspresi budaya generasi muda Spenagaku.
Seluruh pihak berharap Gelar Budaya Kabumian Spenagaku dan Gema Literasi ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi pembentukan karakter siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, memperkuat kebiasaan membaca dan menulis, serta mendorong lahirnya generasi muda yang berakhlak, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri budaya daerah.
