Gerakan Literasi Statistik dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 Digelar di Pendopo Kabumian
Gerakan Literasi Statistik dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 Digelar di Pendopo Kabumian
Kebumen – Dinas Kearsipan dan perpustakaan Kabupaten Kebumen yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Marlina Indrianingrum, SKM., M.Kes. hadir pada Seminar Literasi Statistik dan Transformasi Ekonomi di Pendopo Kabumian pada Senin (24/11).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kebumen yang diwakili oleh Kepala Bapperida Kabupaten Kebumen, Bahrun Munawir, S.STP., M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan data statistik dalam mendukung perencanaan pembangunan serta menyiapkan daerah menghadapi dinamika ekonomi di masa mendatang.
Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber, salah satunya Ketua HIPMI Kebumen, Joko Fitra, yang menyampaikan perkembangan ekonomi daerah dengan PDRB tahun 2024. Ia menjelaskan bahwa berbagai sektor seperti akomodasi, kuliner, industri kreatif, dan pariwisata masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan, terutama oleh para pengusaha muda melalui inovasi dan digitalisasi.
Paparan terkait Sensus Ekonomi 2026 disampaikan oleh Danisworo, S.Si., M.Si., yang menjabarkan tujuan, cakupan, serta metode pengumpulan data menggunakan teknologi modern. Ia menegaskan bahwa data yang dihimpun melalui SE2026 sangat penting untuk mendukung prioritas pembangunan nasional 2025–2029 serta visi Indonesia Emas 2045. Seluruh data sensus dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan penghargaan kepada tiga lembaga yang dianggap memberikan pelayanan terbaik, yaitu BKPSDM sebagai instansi terresponsif, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai instansi terromantik, dan RSU PKU Muhammadiyah Kutowinangun sebagai instansi tersetia. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen lembaga-lembaga tersebut dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kebumen berharap seluruh peserta dan pemangku kepentingan semakin memahami pentingnya data sebagai dasar pengambilan kebijakan serta turut mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026. Dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, transformasi ekonomi daerah diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, inklusif, dan berkelanjutan.
