Forum Group Discusion (FGD) Naskah Kuno
Forum Group Discusion (FGD) Naskah Kuno
Kebumen - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen menggelar Focus Group Discussion (FGD) Naskah Kuno di Pendopo Kabumian, Rabu 19 November 2025. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen, Frans Haidar, yang hadir mewakili Bupati Kebumen.
Dalam sambutannya, Frans Haidar memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelestarian naskah kuno merupakan bagian penting dalam menjaga identitas, karakter, dan jejak sejarah daerah. Pemkab Kebumen berkomitmen untuk mendukung upaya penguatan literasi budaya dan pelestarian dokumen bersejarah.
FGD merupakan bagian akhir dari rangkaian kegiatan pelestarian naskah kuno yang telah dilakukan Disarpus selama beberapa bulan. Proses tersebut meliputi penelusuran ke desa-desa, pendataan pemilik naskah, pemeriksaan kondisi fisik naskah, hingga penyusunan laporan resmi.
Saat ini sedikitnya terdapat enam naskah kuno yang telah berhasil diidentifikasi dan didata oleh Disarpus Kebumen, dan seluruhnya telah dilaporkan ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) untuk masuk dalam Sistem Informasi Naskah Nusantara. Ia berharap jumlah tersebut akan terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga warisan budaya.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan delegasi kecamatan se-Kebumen. Kegiatan menghadirkan narasumber dari kalangan sejarawan dan budayawan Kebumen, yakni Sigit Tri Prabowo, Among Prasetyo Adi, Teguh Hindarto, Zaenal Fanani, dan Agus Budiono.
Para narasumber menekankan bahwa naskah kuno bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga memuat pengetahuan lokal yang menggambarkan cara hidup, kepercayaan, hingga perkembangan pemikiran masyarakat tempo dulu. Pelestarian naskah kuno bukan sekadar menyimpan dokumen lama, tetapi juga menjaga jati diri dan kekayaan intelektual daerah.
