Dari Desa,Literasi Tumbuh melalui 80 Kader TP PKK Buayan Siap Gerakkan Budaya Baca di Masyarakat
Dari Desa,Literasi Tumbuh melalui 80 Kader TP PKK Buayan Siap Gerakkan Budaya Baca di Masyarakat
Kebumen – Membangun budaya literasi tidak selalu harus dimulai dari tempat yang besar. Dari rumah, sudut ruang publik, hingga perpustakaan desa, kebiasaan membaca dapat tumbuh dan berkembang ketika ada kepedulian serta gerakan bersama di tengah masyarakat.
Semangat itulah yang dibawa Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Buayan saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen (Disarpus Kebumen), Selasa (8/9/2026).
Sebanyak 80 anggota TP PKK Kecamatan Buayan mengikuti kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kecamatan Buayan. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Disarpus Kabupaten Kebumen, Sigit Dwi Purnomo, A.Pi., M.Si., di Theater Disarpus Kebumen.
Kunjungan tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai strategi meningkatkan literasi serta menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya melalui peran desa dan keluarga.
Dalam penerimaannya, Sigit Dwi Purnomo menyambut baik inisiatif TP PKK Kecamatan Buayan untuk memperkuat gerakan literasi di wilayahnya. Kader PKK dinilai memiliki posisi yang strategis karena dekat dengan masyarakat dan keluarga, sehingga dapat menjadi penggerak dalam membangun kebiasaan membaca sejak dari lingkungan terdekat.
Pembahasan tidak berhenti pada pentingnya membaca, tetapi diarahkan pada langkah-langkah yang dapat diterapkan secara nyata di desa. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain pendirian dan pengelolaan perpustakaan desa, pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta penguatan gerakan pojok baca masyarakat.
Perpustakaan desa diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga hadir sebagai ruang belajar dan berkegiatan yang dekat dengan kebutuhan warga. Begitu pula dengan TBM dan pojok baca yang dapat memanfaatkan ruang-ruang sederhana agar bahan bacaan semakin mudah dijangkau oleh anak-anak maupun masyarakat.
Bagi TP PKK Kecamatan Buayan, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk membawa pulang gagasan dan pengetahuan yang dapat diterapkan di desa masing-masing. Dari proses berbagi dan belajar tersebut, diharapkan muncul lebih banyak ruang baca dan kegiatan literasi yang tumbuh dari masyarakat dan melibatkan keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membangun kebiasaan membaca.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu mereplikasi pengetahuan dan strategi yang diperoleh untuk diterapkan di wilayah masing-masing, sehingga gerakan literasi di Kecamatan Buayan dapat tumbuh lebih masif, memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan, menumbuhkan minat baca, dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Literasi pada akhirnya bukan sekadar tentang membaca buku. Literasi adalah tentang membuka kesempatan untuk belajar, mengenal dunia lebih luas, dan menemukan pengetahuan yang dapat mengubah kehidupan.
Mari mulai dari hal sederhana. Jadikan rumah, desa, dan ruang publik sebagai tempat tumbuhnya budaya membaca. Bersama-sama, kita wujudkan masyarakat Kebumen yang semakin gemar membaca, belajar, dan berkembang.
