Bimbingan Teknis Literasi Informasi Tahun 2026 Sesi Ke -5
Bimbingan Teknis Literasi Informasi Tahun 2026 Sesi Ke -5
Kebumen — Bimbingan Teknis Literasi Informasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen resmi memasuki sesi terakhir pada Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yang mengangkat tema "Menyingkap Mahakarya Geopark Kebumen: Geodiversity dan Teknologi sebagai Pilar Kemandirian Pangan Lokal" ini memberikan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan inspiratif bagi para peserta.
Pada sesi terakhir, Mas Dipo Pamungkas Satoto, S.Kom., Owner Farm Hill Bandungan Semarang, kembali membagikan pengalaman mengenai perjalanan usaha budidaya melon hidroponik berbasis greenhouse yang telah dikembangkannya. Melalui kisah nyata yang disampaikan, peserta memperoleh gambaran mengenai proses membangun usaha dari skala kecil hingga berkembang menjadi destinasi edukasi pertanian yang mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.
Sementara itu, Nurokhman, Ketua Komunitas Hidroponik Kebumen, mengajak peserta memahami bahwa teknologi hidroponik dapat diterapkan oleh siapa saja, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga. Dengan memanfaatkan lahan terbatas dan peralatan sederhana, masyarakat dapat menghasilkan sayuran sehat secara mandiri sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.
Yang menarik, pada sesi terakhir ini peserta tidak hanya mendapatkan materi dan praktik, tetapi juga berkesempatan mencicipi langsung buah melon hasil budidaya Farm Hill Bandungan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kualitas hasil pertanian modern yang dikelola dengan penerapan teknologi dan manajemen budidaya yang baik.
Antusiasme peserta terlihat saat berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha pertanian berbasis teknologi, strategi pemasaran hasil panen, hingga tantangan yang dihadapi dalam budidaya hidroponik dan greenhouse. Berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan menunjukkan tingginya minat peserta untuk menerapkan ilmu yang diperoleh setelah kegiatan berakhir.
Melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis Literasi Informasi ini, peserta tidak hanya memperoleh kemampuan dalam mengakses dan memanfaatkan informasi, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal serta mendukung terwujudnya kemandirian pangan di Kabupaten Kebumen.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini menjadi bukti bahwa literasi informasi dapat dihubungkan dengan berbagai sektor kehidupan, termasuk pertanian dan pangan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendorong lahirnya ide-ide kreatif untuk pembangunan daerah yang berkelanjutan.
