Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Tahun 2026 Sesi Kedua
Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Tahun 2026 Sesi Kedua
Kebumen- Disarpus Kabupaten Kebumen melalui Bidang Perpus menyelenggarakan Kegiatan Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Tahun 2026 pada hari Kamis 23 April 2026 di ruang Teater Disarpus Kebumen.
Sekdin Disarpus Ibu Marlina Indrianingrum, S.KM., M.Kes. yang mewakili Kepala Dinas menyampaikan sambutan dengan memberikan apresiasi kepada peserta yang terpilih dalam Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal sekaligus memberikan pengarahan untuk memanfaatkan kesempatan yang sudah diberikan dengan sebaik mungkin sehingga dapat menghasilkan karya berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat dalam mengenalkan kekayaan budaya lokal di Kebumen.
Kegiatan kali ini merupakan sesi kedua dari tiga sesi yang akan diselenggarakan. Kegiatan ini berjalan karena adanya dukungan DAK NF Bidang Perpustakaan Tahun 2026.
Dengan peserta yang sama pada sesi sebelumnya, kegiatan hari ini berlangsung sangat interaktif dengan dipandu oleh Hendri Unduh, M.Pd. sebagai moderator, serta menghadirkan tiga narasumber, yaitu Drs. Komper Wardopo, M.Pd., Teguh Hindarto, S.Sos., M.Th., dan Muchlas Abror, S.Pd., M.A.
Drs. Komper Wardopo, M.Pd. (Wartawan Senior) menyampaikan materi Membangun Kejujuran, Mencegah Plagiarisme dalam Penulisan, Teguh Hindarto, S.Sos., M.Th. (Peneliti Sosial dan Pegiat Wisata Sejarah di Historical Study Trips) dengan materi Pengantar Kajian Foklkor dan Muchlas Abror, S.Pd., M.A (Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UMNU Kebumen) menyampaikan tema Ngapak Bagi Berbagai Generasi.
Pada pertemuan kali ini selain peserta mendapatkan materi dari narasumber, juga diberikan kesempatan untuk konsultasi secara langsung dengan mentor. Sesi konsultasi berlangsung setelah sesi pemaparan oleh para narasumber selesai.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh penambahan materi yang relevan untuk memperkuat pemahaman mereka. Melalui sesi konsultasi, peserta juga mendapatkan pencerahan terhadap isi dan arah penulisan yang sedang dikerjakan. Selanjutnya, peserta mampu menyesuaikan kembali naskah sesuai dengan format yang telah ditetapkan, sehingga lebih sistematis dan sesuai kaidah. Selain itu, peserta didorong untuk dapat menyusun artikel secara utuh serta memanfaatkan sesi konsultasi daring sebagai sarana pendampingan berkelanjutan.
Ke depan, pada pertemuan ketiga diharapkan peserta mampu menyelesaikan dan mengumpulkan naskah hingga tahap akhir (finishing), sehingga menghasilkan karya yang siap didokumentasikan.
