ANRI Gelar Entry Meeting Audit Keamanan SRIKANDI Tahun 2026 untuk Perkuat Sistem Kearsipan Digital
ANRI Gelar Entry Meeting Audit Keamanan SRIKANDI Tahun 2026 untuk Perkuat Sistem Kearsipan Digital
Jakarta - 06/04/26, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melalui Direktorat Teknologi Informasi Kearsipan resmi memulai rangkaian Audit Keamanan Aplikasi Srikandi Tahun 2026 dengan menggelar entry meeting pada Senin (6/4), di Ruang Rapat Soemartini, Gedung A ANRI.
Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Direktur Teknologi Informasi Kearsipan, Dipo Winarto menekankan pentingnya audit keamanan sebagai langkah strategis dalam memastikan keandalan aplikasi Srikandi. Audit ini tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas aplikasi Srikandi.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan tim dari Direktorat Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi, Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi, Badan Siber dan Sandi Negara, Alfa Raid F. memaparkan secara komprehensif terkait tahapan dan metodologi audit keamanan yang akan dilaksanakan. Audit ini dirancang secara sistematis dan terstruktur, meliputi tahapan perencanaan, evaluasi desain kontrol, evaluasi implementasi, hingga penilaian efektivitas kontrol keamanan sistem.
Audit keamanan Srikandi tahun ini difokuskan pada dua platform utama, yaitu aplikasi berbasis web dan mobile android. Audit keamanan ini akan mengkaji empat aspek utama, yaitu tata kelola keamanan, manajemen keamanan, fungsionalitas sistem, serta kinerja keamanan. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan dapat diperoleh gambaran menyeluruh mengenai tingkat kesiapan dan ketahanan sistem terhadap potensi ancaman siber.
Rangkaian audit dijadwalkan berlangsung hingga Mei 2026 yang diawali dengan evaluasi desain kontrol, dilanjutkan evaluasi implementasi dan efektivitas kontrol, hingga pelaksanaan exit meeting. Selanjutnya ANRI akan menyusun rencana tindak lanjut hasil audit Srikandi. Rencana tindak lanjut tersebut akan menjadi lampiran dari laporan hasil audit Srikandi. Hasil audit ini nantinya akan digunakan untuk meningkatkan kualitas keamanan dan pengembangan aplikasi Srikandi ke depan.
Melalui pelaksanaan audit keamanan ini, ANRI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem kearsipan digital yang aman, andal, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan Srikandi dapat terus berkembang sebagai aplikasi strategis nasional yang mendukung transformasi digital pemerintahan.
Foto : Direktorat Teknologi Informasi Kearsipan
Penulis : AHD
Editor : sa
