Drs. Maskhemi, M.Pd (2019-2021)
Drs. Maskhemi, M.Pd (2019-2021)
Drs. Maskhemi, M.Pd sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kebumen merupakan era "Digitalisasi Darurat", karena beliau memimpin tepat saat pandemi COVID-19 melanda.
Berikut adalah analisis kinerja dan poin-poin penting selama masa jabatan beliau:
1. Inovasi Pelayanan Online "Pancen Maen"
Ini adalah warisan terbesar Maskhemi. Untuk menyiasati pembatasan sosial selama pandemi, beliau meluncurkan aplikasi pelayanan daring:
- Pelayanan Tanpa Tatap Muka: Masyarakat Kebumen mulai bisa mengurus dokumen (KK, Akta, Pindah Datang) cukup melalui aplikasi HP atau WhatsApp.
- Cetak Mandiri: Implementasi kebijakan pusat di mana dokumen kependudukan (kecuali KTP-el dan KIA) bisa dicetak sendiri oleh warga menggunakan kertas HVS 80 gram dengan tanda tangan elektronik (QR Code).
2. Percepatan Cakupan KIA (Kartu Identitas Anak)
Meskipun dimulai pada era sebelumnya, di tangan Maskhemi (yang berlatar belakang pendidikan, M.Pd), program KIA mengalami lonjakan signifikan.
- Beliau sangat memahami aspek psikologis dan edukasi anak, sehingga KIA dipromosikan bukan sekadar kartu identitas, tapi juga alat akses kesejahteraan anak di Kebumen.
- Menjalin lebih banyak kemitraan dengan sektor swasta (tempat hiburan, kuliner, dan ritel) untuk memberikan "privilese" bagi pemegang KIA.
3. Penertiban Data Adminduk Pasca-Sensus Penduduk 2020
Tahun 2020 adalah tahun Sensus Penduduk. Maskhemi berhasil mengoordinasikan Disdukcapil dengan BPS Kebumen untuk:
- Sinkronisasi Data: Memastikan data de jure (berdasarkan dokumen) dan de facto (kondisi lapangan) warga Kebumen semakin akurat.
- Pembersihan Data Anomali: Menghapus ribuan data penduduk yang sudah tidak aktif atau ganda hasil temuan dari sistem pusat.
4. Pelayanan "Goes to School" dan Komunitas
Meskipun terhambat pandemi, beliau tetap menjalankan program jemput bola dengan protokol kesehatan ketat.
- Target Pemula: Fokus pada perekaman KTP-el bagi siswa SMA/SMK yang memasuki usia 17 tahun agar hak pilih mereka pada pemilu mendatang terjamin.
- Ramah Disabilitas: Memperkuat tim reaksi cepat untuk melayani warga difabel dan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di panti-panti sosial di Kebumen.
Drs. Maskhemi, M.Pd dikenal sebagai sosok yang sangat komunikatif dan edukatif. Karena latar belakang pendidikannya, beliau mampu menjelaskan prosedur birokrasi yang rumit menjadi bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat awam di desa-desa.
