Disarpus Kebumen Gelar Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Sesi 1
Disarpus Kebumen Gelar Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Sesi 1
Kebumen – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Sesi 1 pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pustakawan, guru, dosen, pegiat literasi hingga masyarakat di Kabupaten Kebumen.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Disarpus Kabupaten Kebumen, Sigit Dwi Purnomo, A.Pi., M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tradisi lisan merupakan bagian penting dari sejarah dan budaya masyarakat. Namun apabila hanya mengandalkan cerita lisan, informasi tersebut berpotensi hilang seiring perkembangan zaman. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk mendokumentasikan dan menuliskan berbagai informasi lokal agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Beliau juga menekankan bahwa penulisan konten lokal hendaknya memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sumber informasi dalam proses penulisan diharapkan berasal dari arsip dan dokumen resmi, seperti foto, surat, laporan, serta dokumen dari pemerintah atau lembaga terkait. Selain itu, penulis juga dapat melakukan wawancara dengan narasumber yang memiliki pengetahuan langsung mengenai peristiwa, sejarah, maupun budaya setempat, serta menelusuri berbagai sumber sejarah lainnya yang relevan.
Melalui pendekatan tersebut, penulisan tidak hanya menjadi narasi cerita, tetapi memiliki landasan data yang jelas. Hal ini penting terutama dalam upaya pelestarian nilai-nilai lokal, termasuk informasi mengenai geopark, budaya, serta sejarah daerah. Pengumpulan dan pengamanan arsip seperti foto lama, dokumen, surat-surat pemerintah maupun catatan sejarah lainnya juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan informasi sejarah daerah.
Dalam kegiatan ini juga disampaikan bahwa penulisan konten lokal perlu melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat sebagai sumber informasi. Cerita turun-temurun atau babad yang berkembang di masyarakat tetap memiliki nilai penting sebagai bagian dari tradisi lisan, namun perlu didukung oleh data arsip agar kebenaran dan konteks historisnya dapat dipastikan.
Bimtek ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Drs. Komper Wardopo, M.Pd. (Wartawan Senior) dengan materi Pengenalan Teknik Penulisan Buku, Teguh Hindarto, S.Sos., M.Th. (Peneliti Sosial dan Pegiat Wisata Sejarah di Historical Study Trips) dengan materi Pengenalan Sejarah Ngapak Kebumen, serta Muchlas Abror, S.Pd., M.A. (Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia UMNU Kebumen) yang menyampaikan materi Ngapak sebagai Bahasa Ibu Kebumen. Kegiatan dipandu oleh Hendri Unduh, M.Pd. sebagai moderator.
Bimtek kepenulisan ini akan diselenggarakan dalam tiga sesi, yaitu pada bulan Maret, April, dan Mei 2026 dengan target capaian yang berbeda pada setiap sesinya. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menyusun tulisan yang berkaitan dengan potensi, sejarah, budaya, bahasa, serta kearifan lokal daerah secara sistematis dan berbasis data sehingga menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.
