Sejarah Kabupaten Karanganyar/Roma
Sejarah Kabupaten Karanganyar/Roma
1. Karanganyar tercatat dalam buku ”De Orloog Op Java van 1825 Tot 1830, 1850” oleh AWP Weitzel yaitu penggabungan (blengketan) 2 wilayah (fusi/administratif kecil) pada zaman Sultan Pajang sekitar tahun 1543 M yaitu :
a. Kadipaten Pucang wilayah di sebelah utara.
b. Kadipaten Kaleng wilayah pesisir selatan.
2. Nama "Roma" bertahan cukup lama hingga masa Perang Diponegoro (1825-1830).
3. Tahun 1830-1831 pemerintahan transisi oleh Bupati Raden Tumenggung Sindunegara II.
4. Pada tahun 1831 perpindahan ibukota dari Djatinegara ke Karanganyar.
5. Tahun 1831-1900, Kebumen, Karanganyar, bersama Purworejo, Kutoarjo, Ledok (Wonosobo) berada di bawah Karesidenan Bagelen.
6. Tahun 1901 Karesidenan Bagelen dihapus dan digantikan menjadi Karesidenan Kedu.
7. Karanganyar menjadi bagian dari Karesidenan Banyumas Selatan dari tahun 1928-1933.
8. Tahun 1936 Kabupaten Karanganyar digabung ke Kabupaten Kebumen dengan dasar hukum Staatblad No 629 Tahun 1935 yang ditandatangani oleh De Jonge selaku Gubernur Jendral Hindia Belanda (1931-1936).
