ANRI Sosialisasikan Program Kerja dan Penyesuaian Fitur Baru SIKN Tahun 2026
ANRI Sosialisasikan Program Kerja dan Penyesuaian Fitur Baru SIKN Tahun 2026
Jakarta - (27/1/26) Direktorat Informasi Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Kerja dan Penyesuaian Fitur Baru Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) Tahun 2026 di Ruang Serbaguna Noerhadi Magetsari. Kegiatan ini dibuka Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan Nasional, Wiwi Diana Sari yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari anggota simpul jaringan kearsipan di seluruh Indonesia. Sosialisasi juga dilaksanakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube ANRI.
Dalam sambutannya, Wiwi Diana Sari menegaskan bahwa pengelolaan arsip saat ini tidak lagi bertumpu pada pendekatan konvensional, melainkan mengarah pada penguatan sistem digital yang terintegrasi. Menurutnya, kehadiran SIKN-JIKN merupakan bagian penting dari transformasi kearsipan nasional. Melalui penguatan sistem, peningkatan interoperabilitas, serta pengenalan fitur-fitur baru SIKN tahun 2026, ANRI berupaya menghadirkan layanan kearsipan yang semakin efektif, inklusif, dan mudah diakses oleh masyarakat. SIKN tidak hanya diposisikan sebagai ruang informasi, tetapi juga sebagai ruang penyamaan persepsi dan penguatan komitmen bersama dalam pengelolaan arsip nasional.
Sosialisasi ini bertujuan menyampaikan program kerja tahun anggaran 2026 sekaligus memperkenalkan penyesuaian dan pengembangan fitur baru SIKN kepada anggota simpul jaringan, baik kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah, sebagai bagian dari penguatan ekosistem kearsipan digital nasional.
Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Direktur Informasi Kearsipan ANRI, Rudi Anton, yang memaparkan Program Kerja Direktorat Informasi Kearsipan Tahun 2026, serta Ketua Tim Aplikasi dan Helpdesk, Rizal Aditya, yang menjelaskan penyesuaian dan pengembangan fitur terbaru pada SIKN dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Rudi Anton menjelaskan bahwa Program Kerja Direktorat Informasi Kearsipan tahun 2026 mencakup fasilitasi dan pembinaan pemerintah daerah, peningkatan pelayanan publik kearsipan, publikasi data dan informasi kearsipan, penguatan simpul jaringan JIKN, serta pengayaan informasi arsip yang tersedia dan dapat diakses melalui JIKN. Program ini dirancang untuk memperkuat peran ANRI sebagai pengampu sistem informasi kearsipan nasional yang andal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Rizal Aditya menyampaikan sejumlah fitur baru yang ditambahkan pada SIKN, antara lain pembaruan tampilan total kunjungan pada profil simpul dan arsip JIKN, informasi permintaan akses arsip terbanyak, tren input arsip simpul jaringan, penyesuaian posisi isian saat input arsip, fitur impor arsip ke aplikasi SIKN, pengaturan multi-level dan pemindahan arsip, pengaturan presisi tanggal arsip, fitur pameran virtual, serta kemudahan akses login portal JIKN melalui laman https://jikn.anri.go.id.
Menutup kegiatan, Rudi Anton menyampaikan bahwa Direktorat Informasi Kearsipan ANRI akan melaksanakan bimbingan teknis aplikasi SIKN - JIKN kepada simpul jaringan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Bimbingan teknis ini akan dilaksanakan secara luring maupun daring guna memastikan pemanfaatan SIKN - JIKN berjalan optimal dan seragam di seluruh Indonesia.
Foto : Humas ANRI
Penulis : LN/KE
Editor : tk
