Disarpus Kebumen hadi pada acara Bedah Buku Visi Anak Pasar di UIN Saizu, Inspirasi Literasi dari Akar Kehidupan
Disarpus Kebumen hadi pada acara Bedah Buku Visi Anak Pasar di UIN Saizu, Inspirasi Literasi dari Akar Kehidupan
Purwokerto – Dinas Kearsipan dan perpustakaan Kabupaten Kebumen yang diwakili oleh Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Kebumen Setya Birawa, S.H. hadir pada acara bedah pustaka buku Visi Anak Pasar yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto pada Senin (19/01/2026). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan inspirasi tentang bagaimana mimpi besar dan kepemimpinan literasi dapat tumbuh dari latar kehidupan sederhana.
Buku Visi Anak Pasar merupakan karya Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Buku tersebut mengisahkan perjalanan hidup, nilai-nilai perjuangan, serta visi strategis penulis dalam membangun dan memajukan budaya literasi nasional.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Dr. Ridwan, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kisah dalam buku ini memberikan pesan kuat tentang pentingnya visi, ketekunan, dan keberanian bermimpi.
Kisah dalam buku ini membuktikan bahwa visi besar bisa lahir dari mana saja, termasuk dari pasar. Ini menjadi motivasi nyata bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus belajar dan berkontribusi bagi bangsa.
Bedah pustaka berlangsung dinamis dengan menghadirkan lima panelis dari berbagai latar belakang keilmuan. Salah satu pembedah utama adalah Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dwi Laily Sukmawati, M.Hum., yang bersama para panelis lainnya mengulas kekuatan narasi, pesan edukatif, serta relevansi buku dengan upaya penguatan literasi di tengah masyarakat.
Para panelis menyoroti bahwa buku Visi Anak Pasar tidak hanya menghadirkan kisah personal, tetapi juga menjadi cermin bahwa literasi adalah jalan perubahan sosial, sekaligus alat pemberdayaan masyarakat dari berbagai lapisan.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Provinsi Jawa Tengah, para Kepala Disarpus serta perwakilan kabupaten se-wilayah Barlingmascakeb (Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen), serta civitas akademika UIN Saizu yang terdiri dari dosen dan ratusan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya melalui Disarpus, dalam menumbuhkan budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Bedah buku ini menjadi bukti bahwa literasi bukan sekadar aktivitas membaca, melainkan gerakan bersama untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat.
