Tugu Lawet
Tugu Lawet
Tugu Lawet ini dibuat untuk menggambarkan aktivitas serta perjuangan para pengunduh sarang burung walet di Goa goa pada tebing karang di pesisir selatan Kabupaten Kebumen. Goa yang dimakusdkan adalah deretan goa di pesisir selatan Kecamatan Ayah dan Kecamatan Buayan. Goa-goa tersebut merupakan habitat alami burung walet. Bentuk Tugu Lawet yang tidak beraturan ini menggambarkan kontur karang di pesisir selatan Kebumen yang terjal. Dalam tugu tersebut terdapat lima patung manusia yang menggambarkan para pengunduh sarang burung walet. Kemudian ada dua patung burung walet raksasa di puncak tugu. Lima patung manusia ini dibuat hanya menggunakan celana pendek, menggambarkan kesederhanaan para pengunduh di masa lampau. Berdasarkan catatan sejarah yang dilansir, Tugu Lawet Kebumen dibuat oleh seorang pemahat bernama Suko, rekan dari pemahat senior Kebumen, Tan Giok Twan atau akrab disapa Teguh Twan, pada 1975. Suko juga sudah dikenal lewat karya-karya pahatannya yang lain, salah satunya Monumen Perjuangan Kemit. Tugu ini memiliki tinggi keseluruhan sekitar 15 meter dan dibangun di bawah perintah Bupati Kebumen yang saat itu menjabat, R. Soepeno Soerjodiprodjo. Monumen Tugu Lawet dinilai memiliki nilai filosofis banyak dan mendalam. Bahkan, Tugu Lawet telah menjadi entitas Kabupaten Kebumen.
