Penulis Difabel Asal Gombong Serahkan Buku Karyanya untuk Disarpus Kebumen
Penulis Difabel Asal Gombong Serahkan Buku Karyanya untuk Disarpus Kebumen
Kebumen – Dunia literasi Kebumen kembali mendapat warna baru. Apri Kuncoro, C.PSA., C.WS., seorang penulis difabel asal Gombong, kembali menyerahkan sejumlah karya terbarunya untuk menambah koleksi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen pada Selasa (26/8).
Dalam kesempatan tersebut, Apri menyerahkan beberapa buku solo, di antaranya:
- Catatan Hati Apri 2 (Mumtaz Publisher)
- Catatan Hati Apri 3 (Mumtaz Publisher)
- Catatan Pena Apri 3 (Gapura Pustaka)
- Story Fotografi Apri (Mumtaz Publisher)
Buku-buku tersebut berisi rangkaian cerita dan dokumentasi foto dari perjalanan hidup serta aktivitas Apri sebagai penulis. Salah satunya, Story Fotografi Apri, tidak hanya memuat foto kegiatan tetapi juga dilengkapi dengan puisi. Sementara Catatan Hati Apri 3 menjadi karya solo spesial karena ditulis melalui kolaborasi bersama pegiat sastra literasi Ibu Bunga Awanglong dan Annisa N.A., S.Psi.
Selain buku solo, Apri juga menyerahkan satu eksemplar buku antologi dari Komunitas Lumbung Puisi, yang turut memuat karya-karya Ibu Bunga Awanglong, seorang pegiat literasi yang kerap hadir di Kebumen.
Tak hanya dalam bentuk cetak, Apri turut memperkaya koleksi literasi digital dengan menyerahkan sejumlah buku elektronik (e-book) berupa antologi terbitan Anara Publishing House. Beberapa judulnya antara lain Change Your Mindset, Puisi Jodoh, Puisi Ibu, Lembaran Putih Ramadan, Sepucuk Surat untuk Ayah, Kuntum, dan Kemerdekaan Indonesia.
Dalam pesannya, Apri mengajak masyarakat untuk mengabadikan setiap momentum berharga dalam bentuk tulisan. Menurutnya, setiap pengalaman hidup—sekecil apa pun—dapat menjadi catatan berharga yang bisa dikenang dan memberi pelajaran bagi banyak orang.
“Salam Literasi, Salam Inklusif,”
